Tunda Balik Demi Pilkades

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Sebagian warga di Lamongan, Jawa Timur memilih untuk menunda waktu balik ke tempat asal usai lebaran Idul Fitri. Penundaan itu dilakukan untuk mengikuti kegiatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di kampung halaman masing-masing.

Mereka yang masih bertahan di desa itu sebagian besar adalah kerabat calon kepala desa (Kades) atau yang ingin menyalurkan hak pilihnya pada Pilkades yang akan digelar Minggu (17/7/2016).

“Sengaja tidak balik dulu, karena ada keluarga yang ikut nyalon Kades,” ujar warga Manyar, Kecamatan Sekaran, Sanusi kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (14/7/2016).

Meski tidak memiliki hak pilih untuk mendukung calon Kades, dirinya ingin memberikan dukungan moral pada saudaranya selain juga ingin melihat langsung moment Pilkades yang hanya terjadi enam tahun sekali.

Pejabat sementara (Pjs) Kades Jugo, Kecamatan Sekaran, Achmad Qusoyin, membenarkan jika banyak warganya yang bekerja di kota-kota besar di Indonesia menunda waktu balik ketempat asal bekerja.

“Karena banyak yang belum balik, jangan heran jika suasana di Desa Jugo masih ramai seperti lebaran,” ujar Qusoyin.

Baca Juga :   Perbankan Sambut Era Web 3.0 Sebagai Tuntutan Zaman

Mayoritas warga Jugo bekerja diperantauam dengan membuka warung makan sehingga mumpung pulang kampung mereka sekalian ingin menyaksikan Pilkades Jugo yang diikuti tiga pasangan calon.

Di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat juga banyak warga yang belum balik.

“Warga yang bekerja di kota besar memilih menunda balik setelah lebaran. Mayoritas mereka bekerja non formal sehingga bisa balik kapanpun ketempat asal,” kata Pjs Kades Tritunggal, Darmudji.

Di Desa Tritunggal terdapat dua calon Kades yaitu Incumbent Yakoeb Sibi dan Agus.

Sekedar di ketahui Pilkades serentak di Lamongan akan diadakan di 53 Desa pada Minggu (17/7/2016). (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *