SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, masyarakat harus datang ke pangkalan LPG agar mendapat harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram sebesar Rp16.000.
“Kalau minta diantar memang harganya bisa lebih,” ujar Kepala Disperindag, Basuki, Sabtu (16/7/2016).
Saat ini, pangkalan ditunjuk agen dan disuplai agen, sehingga masyarakat membeli LPG di pangkalan bukan di agen.
“Kalau pedagang eceran sudah kami ingatkan untuk menjual dengan harga yang sewajarnya,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya terus melakukan update data rumah tangga dan usaha kecil menengah (UKM) yang berhak menerima LPG bersubdisi dari pemerintah berukuran 3 kilogram.
“Saya tidak ingat datanya, tapi tetap dilakukan pendataan ulang,” imbuhnya.
UKM seperti penjual bakso dipastikan menerima jatah subsidi. Sementara untuk restoran dan rumah makan tidak dapat.
“Kalau warung makan dapat,” tambahnya. (Rien)