SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Jumlah ruang kelas sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang rusak berat dan ringan mencapai 86 ruang. Namun Dinas Pendidikan setempat baru memperbaiki 38 ruang.
Perbaikan itu baru dilakukan pada ruang kelas yang rusak ringan. “Anggarannya di bawah Rp200 juta,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi, Senin (1/8/2016).
Seperti tahun-tahun sebelumnya, perbaikan kelas yang rusak berat ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dengan anggaran di atas Rp200 juta. Sementara kerusakan ringan ditangani Dinas Pendidikan.
Ada sekitar 86 ruang kelas yang rusak, tapi hanya 38 ruang kelas yang bisa diperbaiki tahun ini,” imbuhnya.
Hal ini dikarenakan adanya pemangkasan anggaran. Sehingga perbaikan ruang kelas berikutnya akan dilanjutkan sampai 2018 mendatang.
“Target kami tahun 2018 semuanya tuntas, tidak ada ruang kelas yang rusak lagi,” pungkasnya.(rien)