SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Produksi minyak mentah KSO Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI) dipastikan mengalami penurunan. Hal itu disampaikan oleh Humas PT GCI, Sugiharto, kepada Suarabanyuurip.com.
Menurutnya, penurunan produksi lantaran adanya aksi mogok kerja yang dilakukan para buruh hari ini, Selasa (2/8/2016). “Produksi pasti terpengaruh dan ada penurunan,” kata dia.
Namun Sugiharto tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah penurunan produksi yang terjadi selama adanya aksi demo buruh tersebut.
“Kita harus ngecek dulu. Biasanya setiap hari kita bisa memproduki minyak 1.300 barel per hari,” jelasnya.
Agung Pudjo Susilo, Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, menyatakan, bahwa aksi yang dilakukan para buruh tersebut tidak berpengaruh pada produksi minyak mentah. Karena menurut dia, proses produksi masih terus berjalan. Meskipun terjadi aksi demo buruh, dan semua lini berhenti.
“Bagian Produksi, maintenance, perawatan sumur, dan lainnya semua berhenti. Tapi belum menggaggu proses produksi,” ungkapnya.
Akan tetapi jika janji GCI meleset lagi, buruh mengancam akan menghentikan semua proses produksi yang ada. “Kita akan benar-benar berhenti produksi,” katanya. (Ams)