SuaraBanyuurip.com – G Citrapati
Bojonegoro – Peserta senam massal kolosal, seusai acara makan sego buntel godhong jati langsung membersihkan dan mengumpulkan sampah mereka. Sehingga Stadion Letjen H. Soedirman tampak bersih dan rapi, Sabtu (6/8/2016). Prilaku tak kurang dari delapan ribu kaum hawa tersebut mendapatkan pujian dari Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto.
Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro, menyatakan bangga atas prilaku yang dilakukan ibu ibu peserta senam perwosi. Karena perilaku yang dicontohkan ini sangat luar biasa.
“Para ibu ibu tidak cuman cantik-cantik, tetapi juga memiliki sifat mulia yang ditunjukkan, yakni hidup bersih,” ujar Kang Yoto.
Prilaku ini menandakan bahwa warga Bojonegoro utamanya kaum ibu layak dicontoh dan sangatlah luar biasa.
“Dari sini bisa dilihat bagaima perilaku hidup yang saban hari mereka jalani,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ny Fatma Saifullah Yusuf, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan Perwosi Bojonegoro dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
“Kami mengapresiasi yang setinggi tingginya karena telah menciptakan senam Perwosi dengan mengangkat budaya lokal dengan iringan lagu hasil karya Bupati Bojonegoro,” ucapnya.
Dengan masyarakat yang sehat dan cerdas, tentu akan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena senam ini juga akan memberikan manfaat yang luas. Menciptakan masyarakat Bojonegoro yang sehat, kemudian Jawa Timur sehat menuju masyarakat Indonesia yang sehat.
“Hari ini adalah kabupaten yang kesebelas yang menggelar semacam ini, dan senam ini agar disosialisasikan sampai di tingkat Rukun Tetangga,” tandas isteri Wakil Gubernur Jatim Saifulah Yusuf ini.
Sebelumnya, Ketua Perwosi Bojonegoro, Ny Asminarti Setyo Hartono menyatakan, bahwa senam kolosal ini dalam rangka mendukung Gerakan Desa Sehat dan Cerdas sejalan dengan visi dan Misi Perwosi.
“Yaitu memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujarnya. (citra)