SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk mengutamakan kontraktor lokal yang profesional jika ikut andil dalam mengerjakan proyek Unitisasi Gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB).
“Jangan sampai semangat masyarakat lokal dalam ikut proyek J-TB ini ujung-ujungnya hanya sebagai makelar,” pesan Bupati Suyoto saat rapat koordinasi bersama PEPC, Forpimda, DPRD, SKPD terkait dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) membahas perkembangan proyek J-TB di rumah dinas, Kamis (11/8/2016).
Oleh sebab PEPC untuk benar-benar selektif saat mencari rekanan lokal. Selain itu pelaksanaan tender juga harus transparan, agar tidak menimbulkan konflik sosial antar kontraktor lokal.
“Semua harus dilakukan secara transparan, dan menjaga komunikasi dengan baik,” tegas Suyoto.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PEPC, Adriansyah menyampaikan, saat ini proyek J-TB masih dalam tahap pengerjaan akses jalan yang dikerjakan oleh kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pemenang tender pekerjaan sipil (civil work).
“Untuk mengantisipasi konflik sosial, pastinya kita minimalisir sedini mungkin dengan belajar banyak dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Terlebih untuk pekerjaan utama tahun 2017 nanti,” pungkasnya.(rien)