SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meminta agar harga gas yang dialirkan ke rumah tangga sekitar Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) lebih murah dari kesepakatan.
Sesuai kesepakatan bersama harga gas yang dialirkan melalui jaringan gas (Jarga) yang menjadi program city gas itu telah disepakati Rp33.000 per bulan.
“Warga pinginnya lebih murah dari itu,†kata Kepala Seksi Migas Bidang Pertambangan dan Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Djati Walujastono Rabu (10/8/2016) kemarin.
Alasan warga menurut Djati Walujasttono, dalam penggunaan gas itu tidak menghabiskan satu tabung dalam satu bulan. Karena tidak semua warga memanfaatkan gas tersebut untuk kebutuhan besar. Â
“Problemnya sama dengan gas tabung melon. Saat pemerintah mengkonversi minyak tanah ke gas LPG,” kata dia, mengungkapkan.
Karena itu saat ini pihaknya terus berupaya mengubah cara pandang masyarakat agar dapat menerima program tersebut. Meskipun butuh waktu cukup lama.
“Tapi lama kelamaan masyarakat akan tahu sendiri. Seperti tabung melon, dulu sempat ditolak tapi lama kelamaan juga laris,” tandasnya.
Selain meminta harga lebih murah, warga juga mengeluhkan ketika mereka memindahkan rumahnya. Sehingga harus memasang kembali supaya bisa memanfaatkan jaringan gas tersebut.
“Ada juga yang masih ragu-ragu mengeluarkan uang untuk membayar gas,” ucapnya.
Tak hanya itu, sampai saat ini PT Perusahaan Gas Negara (PGN) masih mengalami kendala cukup serius. Yakni Shout Down Valve (SDV) otomatis masih belum dating sehingga hanya terpasang SDV manual yang terpasang pada Central Processing Plant (SPP) PPGJ.
Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan pertemuan antara  dengan PGN dan pemerintah desa untuk membahas permasalahan tersebut.
“Setelah ada solusi, nanti baru mensosialisasikannya kepada masyarakat,” tegasnya.Â
Pihaknya program jargas untuk desa ini berhasil karena akan menjadi pecontohan. “Sebab di Indonesia hanya ada satu lokasi jargas untuk desa,” pungkasnya Djati.(ams)