SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – PT Tawun Gegunung Energy (TGE) selaku Kerja Sama Operasional (KSO) dari Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) Asset IV Field Cepu, mengaku telah mengirimkan peralatan eksplorasi sumur tua di Lapangan Gegunung sejak bulan Juni 2016.
Persiapan tersebut telah dilakukannya meskipun saat itu masih ada aktivitas ratusan penambang liar dari 4 desa di sekitar Sumur Tua, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Pasca adanya penertiban praktik penambang minyak mentah hari Selasa (9/8), proses eksplorasi dapat segera dilakukan,†kata Field Manager PT TGE, Ervino, kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat, (12/8/2016).
Kini PT TGE secara berangsur telah menyiapkan lokasi penambangan. Sesuai jadwal apabila seluruh peralatan penambang tradisional sudah bersih, tahapan berikutnya tinggal pemerataan lahan untuk mendukung pemasangan alat eksplorasi.
Ketika proses pemasangan alat selesai, pihaknya akan melakukan reaktivasi atau buka kembali sumur tua peninggalan Belanda dan bukan pemboran awal. Apabila hasilnya bagus, maka akan ada pengembangan ke pengeboran pada titik yang dinilai cukup potensial.
“Kita harapkan hasilnya optimal sesuai target dari Pemerintah,†imbuhnya.
Ervino menjelaskan, untuk alat tes produksi sudah berada dilokasi sebulan yang lalu, dan dalam waktu dekat akan dilakukan pengambilan sampel uji tes awal. Diketahui, sedikitnya ada 22 mulut sumur di Lapangan Tawun Gegunung.
KSO TGE hanya diberikan wewenang mengelola 12 sumur oleh Pertamina EP, sisanya dikerjakan oleh BUMD Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemda Tuban. (Aim)