SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Belasan anggota yayasan Pecinta Alam (PA) Acarina, Kecamatan Rengel bersama perwakilan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tuban, Jawa Timur, berhasil mengibarkan bendera sang Saka Merah Putih di dalam Goa Ngerong. Meskipun harus melewati medan yang cukup menantang, upacara sakral di Hari Kemerdekaan RI ke- 71 tahun ini berjalan khidmat.
“Pengibaran bendera tepat dilakukan setelah pukul 00:00 WIB dini hari,†kata Pembina Yayasan PA Acarina, Muhammad Ali Bahrudin, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi di dalam Goa Ngerong, Rabu (17/8/2016).
Menurutnya, pengibaran bendera di hari kemerdekaan ke-71 di dalam Goa memiliki makna spesial. Sebab perjuangan untuk mengibarkan bendera di tahun 1945 silam tidaklah mudah.
“Hal ini sebagai wujud untuk mengoptimalkan potensi alam berupa goa yang dihuni ribuan kelelewar tersebut,†imbuhnya.
Meskipun tidak melibatkan semua anggota Acarina, pihaknya optimis melalui kegiatan tahunan ini dapat menambah rasa Nasionalisme dan Patriotisme.
Ali sapaan akrabnya menilai, sudah seyogyanya sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki dedikasi tinggi untuk menjunjung nilai luhur kemerdedaan. Serta perjuangan para pejuang yang telah mendahului dan membuat Indonesia merdeka.
Sementara, Wakil Kepala Admnistratur Perhutani KPH Tuban, Muhlisin, mengapresiasi kegiatan dari yayasan PA Acarina Tuban. Dengan ini semua masyarakat harus mengetahui, Tuban juga memiliki potensi alam yang menakjubkan.
“Baru kali ini saya mengikuti upacara pengibaran bendera terlebih tengah malam di dalam goa,†sambungnya.
Pihaknya berharap Goa sedalam 1.800 meter ini mampu memberikan edukasi bagi masyarakat soal nilai perjuangan. Sebab untuk mencapainya tidak mudah, melainkan harus melewati reruntuhan tebing dua kali, dan perjalanan kurang lebih dua jam untuk sampai di air terjun bawah tanah. (Aim)