SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Fraksi PDI-P Bojonegoro, Jawa Timur, menyarankan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat menyiapkan anggaran untuk dapat terlibat maksimal dalam pengelolaan migas Blok Tuban yang akan habis kontraknya pada 2018 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, fraksi banteng moncong putih itu meminta eksekutif menyiapkan anggaran Rp500 miliar untuk membeli saham operator Joint Operating Body Pertamina Petrocina East Java (JOB P-PPEJ).
“Kami meminta supaya tahun depan dianggarkan minimal Rp 500 miliar untuk membeli saham operator Blok Tuban,” ujar Ketua Fraksi PDI-P, Budi Irawanto, kepada Suarabanyuurip.com.
Dengan berakhirnya kontrak di Blok Tuban tersebut, Bojonegoro akan memiliki peluang besar untuk mengelola lapangan migas tanpa melibatkan mitra.
“Untuk PI Blok Tuban, Bojonegoro tidak perlu lagi menggandeng mitra seperti di Blok Cepu,” tegasnya.
Karena itu pihaknya mendesak supaya tahun 2017 mendatang, Â Pemkab Bojonegoro sudah menyediakan anggaran tersebut. Sehingga proses pembelian saham bisa dilakukan.
“Apalagi produksi Blok Tuban tujuh puluh lima persennya dari Sukowati,’’ tandasnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, masih berusaha dikonfirmasi mengenai hal ini.(rien)