SuaraBanyuurip.com -Â Aly Imron
Tuban – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) terus berkomitmen menggulirkan program pengembangan ekonomi kreatif terhadap Karang Taruna (Kartar) di Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro, Jawa Timur. Terhitung hingga akhir Mei 2016 lalu, EMCL telah memberikan modal sebanyak Rp 128 juta untuk mendukung aspek kewirausahaan.
“Program pengembangan dan edukasi objek vital Nasional menjadi bagain dari komitmen EMCL tentang pentingnya menjaga keselamatan di sekitar wilayah operasi jalur minyak Banyuurip,†kata Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexi Mawardijaya, melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada suarabanyuurip.com, Rabu (17/8/2016).
Program baru ini setidaknya telah diprakarsai EMCL di beberapa desa sekitar wilayah operasinya. Mulai Desa Sumberagung, dan Trutup, Kecamatan Plumpang, serta Desa Pucangan, dan Glodog, Kecamatan Palang.
Sedangkan di Kabupaten Bojonegoro telah diikuti Kartar di Desa Wadang, dan Jelu, Kecamatan Ngasem, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, dan Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander.
“Selama mengikuti program ini, para pemuda didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ademos di Bojonegoro dan LSM Srikandi di Tuban,†imbuhnya.
Bersama kedua LSM tersebut, semua anggota Kartar belajar tentang keorganisasian, kepemimpinan, dan kewirausahaan. Mereka juga melakukan studi banding ke Kartar terbaik Nasional di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu.
Selain fokus di aspek kewirausahaan, jenis usaha yang diluncurkan merupakan usulan dari kelompok usaha Kartar. Tentunya berdasarkan potensi yang dimiliki desa masing-masing.
Melalui kelompok usaha tersebut, diharapkan akan memperkuat kemandirian Kartar dan kepedulian mereka terhadap lingkungan. EMCL menegaskan semua program dapat terlaksana atas persetujuan SKK Migas dan dukungan mitra Blok Cepu, yaitu Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu.
“Selebihnya lebih kepada dukungan acara (sponsorship) yang angkanya belum diakumulasi sejak 2010,†pungkasnya. (Aim)