SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan– Kesadaran masyarakat Lamongan, Jawa Timur, untuk hidup bersih dan sehat masih rendah. Badan Pusat Statistik setempat mencatat, terdapat 23.143 rumah masih belum memiliki jamban.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.295 rumah termasuk dalam kriteria miskin dan sangat miskin. Sedangkan kriteria rawan miskin dan hampir miskin sebanyak 11.848 rumah.
“Itu data dari BPS,” kata Bupati Lamongan, Fadeli dalam Rapat Paripurna di DPRD Lamongan, Sabtu (20/8/2016).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan akan mempercepat pencapaian program open defection free (ODF) atau terbebas dari buang air semberang tempat.
Dalam Perubahan APBD Tahun 2016, pemkab telah mengalokasikan anggaran untuk plesterisasi bagi sebanyak 9.365 rumah dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni untuk sebanyak 85 rumah.
“Tahun 2016 ini kita mulai sehingga diharapkan tahun 2017 sudah tuntas,” tandasnya.
Untuk pelaksanaan program akan melibatkan tenaga pendamping sebagai kontrol dan pengawasan terhadap kualitas program tersebut.
“Ini menjadi prioritas baru bagi kita. Bulan depan bisa dimulai karena legislatif sudah sepakat,” tegas Fadeli.(tok)