SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Seni Barong Blora, Jawa Tengah, masih menjadi ikon karnaval dalam peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 71. Baik di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan. Hampir dipastikan seni barong ditampilkan untuk menambah suasana karnaval lebih semarak.
“Seni Barong Blora merupakan seni rakyat, dan sangat melekat. Dari dulu sampai sekarang masih menjadi ikon untuk beberapa acara. Terlebih pada karnaval hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI,†kata Rudianto, salah seorang pemerhati seni budaya Blora, Senin (22/8/2016).
Eksistensi seni barong, kata Rudi, mewujudkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk melestarikan seni karya nenek moyang masih sangat tinggi. “Seni barongan itu sangat populer di masyarakat, terutama di pedesaan. Dan itu dari masa ke masa masih diminati. Bahkan ada yang telah dikolaborasi dengan jenis instrumen musik diatonis dari daerah lain termasuk reog dan penataan koreografi tariannya,†ujar dia.
Meskipun ada penampilan pembangunan pada karnaval, lanjut Rudi, seni barong tidak pernah diabaikan. Di beberapa desa dan kecamatan, hari Sabtu (20/8/2016) dan Minggu (21/8/2016) hampir bersamaaan menyelenggarakan karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke 71.
“Dengan mayoritas pengiring karnavalnya adalah seni barong,†kata dia.
“Seiring dengan perkembangan jaman ada beberapa penambahan instrumen modern yaitu seperti Drum, Terompet, Kendang besar dan Keyboard. Adakalanya dalam beberapa pementasan sering dipadukan dengan kesenian campur sari,†ujar Rudi mengacu beberapa sumber. (ams)