SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Tak kurang dari tujuh item hasil dari rapat terkait dengan monitoring dan evaluasi (Monev) penggunaan rute transportasi kegiatan proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang dilaksanakan oleh Tim Forum Lalu-lintas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur yang dilaksakan di ruang pertemuan kantor Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Selasa (23/8/2016) kemarin.
Tujuh item yang tertuang dalam berita acara Monev adalah sebagai berikut.
Pertama, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dapat memberikan informasi lokasi penentuan celukan. Kedua, pihak operator proyek Unitisasi Lapangan Gas J-TB, Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) apabila menghendaki pelebaran jalan agar berkoordinasi dengan DPU.
Ketiga, pihak PEPC berkewajiban yaitu Melaporkan secara periodik kondisi jalan Sumengko-Setren kepada DPU, Melakukan perbaikan jalan Sumengko-Setren sebelum, saat dan setelah pelaksanaan kegiatan. Kemudian bekerjasama dengan konsultan terkait evaluasi jembatan, karena kondisi jembatan tidak diperuntukkan untuk kendaraan alat berat. Dan Jembatan tersebut termasuk klasifikasi tipe C (max 6 ton).
Ke-empat, Pada rapat selanjutnya (di Pemkab), pihak PEPC membawa progres pekerjaan perbaikan jalan yang dilaksanakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP).
Kelima, Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak PEPC menindaklanjuti kesanggupan perbaikan jalan oleh PP berupa MoU, sesuai dengan berita acara tanggal 16 Juni 2016.
Ke-enam, mulai bulan September akan dilaksanakan mobilisasi melalui jalan Purwosari-Pelem untuk mendukung kegiatan pemasangan jembatan belly. Kemudian yang ke tujuh, adanya koordinasi dan sosialisasi dari pihak PEPC dengan kecamatan setempat sebelum pelaksanaan mobilisasi proyek J-TB yang melibatkan desa terkait.
Dari berita acara tersebut ditandatangani oleh peserta rapat yang hadir, yaitu Kepala Dishup Bojonegoro, Iskandar, Atas nama (An) Bappeda, Arnaz Setyawan, An Kepala DPU, Yogi Putro Musyid, An Kepala DPU, Adi Tri Setiyyono, Kepala UPTD wilayah Gayam dan Purwosari DPU, Fajar Dwi Nurrizky, Muspika Ngasem, Muspika Puwosari, Muspika Tambakrejo, dan Muspika Gayam. (sam)