Gotong-Royong Pindakan Tiang Pancang

Pindahkan pancang

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojenegoro – Meski kegiatan gotong-royong di sekitar proyek Ladang minyak Banyuurip, Blok Cepu bisa dibilang menurun. Namun tidak bagi warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pasalnya, setelah beberapa waktu lalu kesulitan memindahkan tiang pancang secara manual, pada hari ini Kamis, (25/8/2016) warga ring satu Banyuurip tersebut kembali bergotong-royong mengangkat tiang pancang yang berada di pinggir jalan Dusun Sogo, desa setempat untuk dipindah sebagai penyangga jembatan alternatif yang menghubungkan Dusun Rambitan, Desa Mojodelik dengan Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.

Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Mojodelik, Sudiono, mengatakan, hari ini warga dengan gotong-royong kembali akan memindahkan tiang pancang, setelah pada hari Selasa (23/08/2016)kemarin gagal untuk memindahkannya. Karena dilakukan dengan cara manual.

“Kali ini di datangkan dump truk dengan ukuran besar dan derek untuk mengangkatnya,” kata Sudiono saat ditemui Suarabanyuurip.com dilokasi pengangkatan tiang pancang, Kamis (25/8/2016).

Meski sudah menggunakan peralatan dump truk dan derek, warga masih saja kesulitan untuk menaikan tiang pancang ke dump truk.

Baca Juga :   Diduga Pengadaan Mobil Siaga Desa Menyimpang, Sejumlah Kades Diperiksa Kejaksaan Bojonegoro

“Tadi sudah dicoba di naikkan ke dump truk dan akhirnya diturunkan kembali, karena dirasa beban terlalu berat,” ucap Aris warga setempat.

“Untuk sementara waktu akan dikoordinasikan kembali dengan pemerintah desa untuk disewakan crane untuk memindahkannya,” sambung Bakri warga lain.

Empat batang tiang pancang yang tergeletak di tepi jalan Dusun Sogo yang akan dimanfaat warga untuk jembatan alternatif penghubung antara Dusun Rambitan dengan Desa Sedahkidul tersebut merupakan bekas digunakan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Dusun Sogo dengan Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari. Dengan berukuran panjang 8 meter, dan berdiameter 60 centimeter.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *