Intensifkan Pemeriksaan Hewan

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunnakikan), mulai mengintensifkan pemeriksaan terhadap hewan yang akan disembelih pada hari raya Iedul Adha 1437 Hijriah mendatang. Hal itu dilakukan untuk menjamin kesehatan hewan.

Kenang, Kepala Bidang Peternakan, Dintanbunnakikan Blora mengaku, telah mengirimkan surat kepada selurah petugas kesehatan hewan yang ada di 16 wilayah kecamatan. Untuk lebih intensif melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan.

“Kami sudah mengirim surat kepada petugas kesehatan hewan di 16 kecamatan agar melakukan pemantauan dan pemeriksaan hewan yang akan disembelih untuk kurban,” ujar Kenang, kepada suarabanyuurip.com.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan (Keswa), Asngadi, menambahkan, untuk menjamin keamanan hewan kurban, pihaknya juga melakukan pemantauan dan pemeriksaan pada pengepul hewan kurban di sejumlah desa dan pasar hewan Blora.

Pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, kata dia, juga dilakukan  di daerah perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Yaitu Kecamatan Cepu dan sekitarnya.

Baca Juga :   Sambut 17 Agustusan Hiasi Gapura Desa

“Meski waktunya lebih kurang masih dua pekan, kami antisipasi sejak awal.  Bersama tim dan melibatkan dokter hewan. Secara intensif melakukan pemantauan dan pemeriksaan pada pengepul hewan kurban dan milik pedagang di pasar hewan,” ungkapnya.

Dengan pemeriksaan kesehatan hewan yang intenseif baik sebelum dan sesudah disembelih, Dintanbunnakikan menjamin hewan untuk kurban aman dikonsumsi.

“Para peternak hewan di Blora sudah melaksanakan petunjuk yang diimbau oleh petugas kesehatan hewan. Diantaranya menjaga kebersihan kandang dengan menyemprotkan desinfektan, memberikan vitamin dan memberikan pakan sesuai aturan pemeliharaan ternak,” jelasnya.

Menurutnya, Blora tidak akan kekurangan hewan kurban karena jumlah populasi ternak sapi mencapai lebih 200 ribu ekor, sedangkan hewan ternak kambing mencapai lebih 500 ribu ekor. Hewan ternak tersebut dipantau khusus oleh petugas kesehatan hewan setempat.

Sedangkan jumlah pengepul hewan kurban, lebih kurang 10 orang pengepul, seperti di Dukuh Sasak Buluroto dan Trembulrejo, Kecamatan Ngawen.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *