SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro menyiapkan anggaran sebanyak Rp1 triliun untuk proyek jalan antarkecamatan di wilayah setempat. Sedangkan kontruksi jalan yang akan dibangun dengan kontruksi pembetonan (beton).
Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, pembangunan jalan memakai cor beton dipilih lantaran kondisi tanah di Bojonegoro merupakan tanah gerak. Jalan kecamatan banyak yang diaspal tetapi mudah bergelombang, dan rusak karena tekstur tanahnya gerak.
“Jalan aspal yang rusak dibongkar, lalu dibangun jalan beton. Biayanya lebih mahal tetapi beton ini lebih kuat mengatasi kondisi tanah yang gerak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Andy Tjandra, mengatakan, kondisi jalan yang dicor beton itu lebih kuat menahan kondisi tanah gerak yang ada di wilayah Bojonegoro daripada aspal ataupun lainnya.
“Jalan cor beton hanya digunakan untuk jalan poros kecamatan, untuk jalan poros desa dan lingkungan tetap menggunakan paving,” imbuhnya.
Jalan cor beton telah dibangun di sejumlah kecamatan yakni di Gayam, Kalitidu, Kanor, Sumberejo, Sekar, dan Gondang. Jalan cor beton ini menggunakan konstruksi baja dan beton dengan ketebalan 25 sentimeter. (rien)