SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Masih banyak jalan dan jembatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur kondisinya rusak parah. Banyak aspal yang terkeluapas dan membuat badan jalan berlubang. Meski demikian kerusakan itu seakan diabaikan hingga bertahun-tahun tak kunjung dibangun.
Seperti dua jembatan di jalan raya antar kecamatan yang menghubungkan Desa Gembong, Kecamatan Babat – Sekaran. Kondisi fisik badan jalan berlubang-lubang dan sangat licin saat musim penghujan.
“Sudah bertahun-tahun badan jalan jembatan rusak tapi entah kenapa tidak diperbaiki oleh Pemkab,” ujar salah satu warga Keting, Kecamatan Sekaran, Hasan, kepada suarabanyuurip.com.
Buruknya kondisi jalan di jembatan tersebut cukup mengganggu aktivitas warga karena setiap melintas diatas jembatan tersebut harus berjalan merayap. Apalagi saat musim penghujan kondisi jalan yang berlubang seperti kubangan kerbau dan licin. Sehingga akan menyebabkan pengendara terjatuh saat melintas.
Kepala Desa (Kades) Kendal, Rois Purwo yang wilayahnya dilintasi jembatan tersebut mengaku tidak tahu kenapa jalan dan jembatan yang rusak tersebut dibiarkan hingga bertahun-tahun belum dilakukan perbaikan.
“Tidak tahu kenapa kok dibiarkan rusak begitu, dan belumj dibangun. Saya hanya bisa masuk ke Kecamatan,” kata Rois Purwo.
Camat Sekaran, Yuliwahyuwono dikonfirmasi terpisah mengatakan, sudah mengajukan usulan perbaikan jalan jembatan itu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongtan. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan.
“Sudah saya usulkan untuk diperbaiki,” jawabnya singkat. (tok)