Prognosa Migas Triwulan ke II Meningkat

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dari hasil lifting minyak dan gas bumi (Migas) triwulan ke II tahun 2016 yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, prognosa minyak bumi mengalami kenaikan 793.250 Barrel atau naik 1,22%.

“Kenaikan itu dari 6 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yaitu dari 65.125.800 Barrel dalam APBN 2016 menjadi 65.919.050 Barrel pada APBN-P 2016,” Kara Sekretaris Dinas ESDM, Fajar Yudhi, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (30/8/2016).

Kenaikan prognosa minyak bumi 1,22%  merupakan kontribusi 1 KKKS, yaitu ExxonMobile Cepu Limited (EMCL), operator Blok Cepu, yang ditargetkan meningkat 1,73%. Sedangkan ke-5 KKKS lainnya justru mengalami penurunan prognosa, diantaranya Pertamina EP (Cepu) menurun 56,67%, JOB-PPEJ menurun 11,44%, Unitisasi Sukowati menurun 1,43%, Pertamina EP-KSO Geo Cepu menurun 32,37%.

“Sementara untuk operator Tiung Biru, Pertamina EP mengalami kenaikan karena dalam APBN 2016 tidak ditargetkan,” imbuhnya.

Selanjutnya, prognosa gas bumi dari 2 KKKS mengalami kenaikan 1.088.680 MMBTU (atau naik 40,07%), yaitu dari 2.717.000 MMBTU dalam APBN 2016 menjadi 3.805.680 MMBTU pada APBN-P 2016.

Baca Juga :   Senjakala Migas di Tengah Ancaman Krisis Energi

“Kenaikan prognosa gas bumi 40,07% merupakan kontribusi dari 2 KKKS, yaitu JOB-PPEJ meningkat 3,67%, dan Unitisasi Sukowati meningkat 53,47%,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *