SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, tahun 2018 mendatang, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) bakal menjadi operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban.
“BUMD sudah mengajukan diri untuk menjadi operator,” ujar Ketua Komisi B, Sigit Kusharianto, Senin (5/9/2016).
Pihaknya meminta masyarakat untuk move on dari kegagalan PT BBS saat mengelola gas suar bakar (flaring) di Lapangan Sukowati. Karena, untuk menjadi operator nanti hanya tinggal melanjutkan pekerjaan yang sudah saja.
“Di Lapangan Sukowati kan, minyaknya sudah mengalir,” imbuhnya.
Terlebih, lanjut dia, pemimpin di PT BBS merupakan mantan General Manager (GM) dari Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang sekarang ini menjadi operator lapangan Sukowati. Sehingga, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
“Nanti secara otomatis, Bojonegoro juga dapat Participating Interest (PI) 10 persen,” ucapnya.
Menurutnya, hingga saat ini, rekanan Pertamina, yakni Petrochina belum mengajukan perbaruan kontrak dalam mengelola Blok Tuban. Sehingga, kesempatan ini diraih Bojonegoro untuk mendapatkan pekerjaan permanen bagi PT BBS.
“Kami yakin, mereka semua bisa. Jadi, tidak diragukan lagi kemampuan personalnya di PT BBS,” pungkasnya.(Rien)