SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Gas (Pertagas), sampai saat ini belum membayarkan kompensasi kepada warga atas lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman pipa dari Gresik hingga Semarang (Gresem).
Camat Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Dasiran, mengatakan, sampai saat ini baru sebatas pengukuran lahan warga, dan belum ada tindak lanjutnya.
“Belum ada tindak lanjut terkait pembayaran kompensasi kepada warga,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Senin (5/9/2016).
Menurutnya, nominal yang akan dibayarkan juga belum muncul. Pertagas, lanjut dia, akan melakukan sosialisasi kembali saat kegiatan akan dimulai.
“Nanti akan ada informasi ketika ada pembayaran,” jelasnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya proyek tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih, informasi yang dia terima bahwa gas yang mengalir dari Gresik ke Semarang tersebut juga akan dialirkan ke rumah-rumah warga.
Sebagaimana diketahui, Pertagas telah melakukan sosialisasi kepada warga di Kecamatan Kedungtuban pada bulan Juli tahun 2016 lalu. (Ams)