SuaraBanyuurip.com –Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dengan adanya kesepakatan antara Komisi VII DPR RI dan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk peningkatan produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, dari 165 ribu barel per hari (Bph) menjadi 200 ribu Bph maka target lifting atau produksi siap jual minyak 2017 sebesar 815.000 Bph.
Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 820.000 bph.
“Kami setuju dengan lifting minyak di angka 815.000 bph,” kata anggota Komisi VII, Satya Widya Yuda, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (8/9/2016).
Target lifting minyak sebesar 815.000 Bph dinilai realistis dengan kondisi yang ada saat ini. Salah satu yang diandalkan untuk mencapai target lifting masih dari produksi minyak Blok Cepu.
“Ya harus komitmen kalau memang ada peningkatan,” tandasnya.
Sementara untuk lifting gas, masih tetap di angka 1,15 juta barel setara minyak per hari (bsmph). Jumlah ini sama dengan target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP 2016).
Informasi yang didapat, operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu limited (EMCL) sudah menghitung tambahan investasi US$ 2 juta untuk mencapai produksi 200.000 bph. (Rien)