Hasil Sementara Kebisingan Blok Cepu 55,9 dB

SuaraBanyuurip.com Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, hasil sementara pengukuran tingkat kebisingan di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro adalah 55,9 desibel (dB).

Kebisingan tersebut diukur melalui jarak 200-500 meter dari lokasi flaring Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Pengukuran dilakukan pada hari Kamis (8/9/2016) malam.

“Untuk saat ini, kami belum bisa memastikan apakah tingkat kebisingan tersebut diatas ambang batas,” kata Kabid Laboratorium, BLH, Hari Susanto, saat dihubungi suarabanyuurip.com, Jumat (9/9/2016).

Hal ini dikarenakan, BLH akan melakukan pengecekan lagi pada Senin (12/9/2016) malam mendatang di Desa Mojodelik. Setelah itu, baru dapat diketahui tingkat kebisingan baik sesuai teori dari BLH, maupun EMCL.

“Jadi, nanti ada teori sendiri untuk mengukur tingkat kebisingan. Yakni, dirata-rata,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk melakukan tes kebisingan, jarak yang digunakan yakni 200-500 meter dari titik lokasi flaring. Titik–titik sampling harus dibuat dengan jarak interval yang sama diseluruh lokasi. Jadi dalam pengukuran lokasi dibagi menjadi beberapa kotak yang berukuran dan jarak yang sama.

Baca Juga :   Klaim Kemiskinan Ngampel Turun

“Setelah itu, waktu yang digunakan yaitu selama 15 menit selama 7 kali berturut-turut. Setelah itu, hasilnya akan dirata-rata,” imbuhnya.

Sedangkan kandungan Nitrogen Dioksida (NO2) yang terdapat pada asap flaring mencapai 0,6. Sementara, baku mutunya 0,2. Meski demikian, Hari masih meragukan alat yang dimiliki BLH untuk mengukur kandungan Nitrogen Dioksida.

“Alatnya masih dipertanyakan ini, menurut saya belum layak untuk digunakan. Masih harus diuji ulang nitrogen dioksidanya,” tandasnya.

Sesuai aturan, tingkat kebisingan pada pemukiman yang masih dalam ambang batas adalah 45-55 desibel.

“Kami berharap, EMCL komitmen dengan pertemuan di Mapolres beberapa waktu lalu. Yakni, memasang peredam,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *