Perbaikan Bendung Gerak Telan Rp1 Milyar

bendung gerak

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Plengsengan Bendung Gerak di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  yang rusak akibat arus air Bengawan Solo beberapa waktu lalu mulai diperbaiki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bengawan Solo.

Kepala Seksi Operasi UPT Pengelolaan PSDA Bengawan Solo di Bojonegoro, Muhammad Taufiq menyatakan, perbaikan bendung gerak yang rusak dipekirakan menelan dana sekitar Rp 1 miliar.

“Perbaikan bakal dilakukan secara bertahap,” ungkapnya, Sabtu (17/9/2016) kemarin.

Tahun ini, pihak UPT akan memperbaiki sebagian kerusakan. Sisanya akan dilakukan tahun depan.

Perbaikan tahun ini hanya dilakukan semi permanen dengan cara memberi bronjong untuk menahan arus air.

Sebagaimana diketahui, umur bendung  gerak belum genap lima tahun. Beton plengsengan yang berfungsi menahan tanah di sisi Desa Ngringinrejo ambrol sepanjang 20 meter dengan kedalaman 5 meter.

Beton plengsengan itu masuk ke sungai, sementara beton plengsengan di sisi Desa Padang ambrol dan longsor sepanjang 10 meter.

Bangunan ambrol dan membentuk cekungan mirip danau kecil. Bebatuan paving yang digunakan sebagai lantai plengsengan hancur dan masuk ke dasar cekungan.

Baca Juga :   Tabani Diupayakan dapat Pengobatan Gratis

Di dasar cekungan terlihat air menggenang. Di sana terlihat rongga menganga. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *