SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bangkalan – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama perwakilan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) dan puluhan media cetak dan elektronik dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah, melakukan penanaman pohon cemara laut, Selasa (20/9/2016).
Penanaman pohon dilaksanakan di Taman Pendidikan Mangrov (TPM) di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan. TPM ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (WMO).
Kepala SKK Migas Jabanusa, Ali Masyar mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara KKKS dengan media untuk bersama-sama ikut menjaga lingkungan.
“Semoga pohon yang ditanam ini bisa tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Ali Masyar usai menanam pohon.
HR of Ops. Comdev PHE WMO, Ulika Triyoga Putra Wardana menjelaskan, program TPM ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberdayakan masyarakat. TPM ini dilaksanakan di lahan seluas 17 hektar (Ha) di tanah negara dengan melibatkan kelompok masyarakat. Ada 30 ribu tanaman cemara laut dan mangrov yang ditanam.
“Program ini kita gabungkan dengan perikanan, peternakan, dan pertanian. Harapannya, selain lingkungan terjaga, ada nilai ekonomis yang diperoleh warga setempat,” sambung Ulika.
Pendamping program Taman Pendidikan Mangrov Labuhan, Agus Satriono menambahkan, ada 17 jenis mangrov yang ditanam di TPM ini. Dua diantaranya merupakan jenis Mangrov yang terancam punah yakni cheriop decandra dan igicyras Cornikulat.
“Kami di sini juga melakukan pembibitan mangrov dan cemara laut untuk kebutuhan di luar daerah,” ucap Agus.
Kedepannya, TPM ini akan dijadikan wisata edukasi. Karena selain dapat belajar tentang eksositem di sini juga, pengunjung juga dapat melihat migrasi burung laut.
“Sudah banyak mahasiswa yang melakukan penelitian di sini. Di antaranya dari ITS, UGM, Unesa, dan LIPPI,” pungkas Agus.(suko)