SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Dari empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami ketidak stabilan jumlah liter BBM saat dilakukan tera. Sehingga perlu melakukan beberapa kali melakukan tera. Hal itu diketahui, saat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada empat SPBU di Blora.
“Tiga SPBU bagus dan stabil, hanya satu SPBU yang tidak stabil saat dilakukan tera,” ungkap Djati Walujastono, Kasi Migas Dinas ESDM Blora, saat melakukan sidak di SPBU Cepu, Rabu (21/9/2016).
Dirinya menambahkan, dari 4 SPBU juga belum bisa menunjukkan Sertifikat Kelayakan Penggunaan Peralatan (SKPP).
Mengetahui hal itu, Djati hanya memberikan pembinaan dan himbauan. “Langkah selanjutnya, akan melaporkan pada pihak meterologi wilayah Pati. Sebagai bahan kajian. Mungkin Filter dan slenid kurang bagus,” ujar Djati.
Sementara, Sutrisno, Pengawas SPBU Cepu, menjelaskan, tidak stabilnya literan saat dilakukan tera, bisa disebabkan dari Filter bahkan slenoidnya. “Jadi filter sendiri harus sering dibersihkan. Bisa jadi tidak stabilnya tera, karena selenidnya lemah,” terangnya.
Dari pantauan, saat dilakukan tera di SPBU Cepu, Dinas ESDM menganggap bahwa ukuran yang dihasilkan termasuk bagus. “Kalau tidak bagus, bisa jadi pelanggan lari dan tidak ke sini lagi,” kata Sutrisno di sela-sela dilakukaannya tera. (ams)