Selesaikan 90 Sambungan Rumah Tangga

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

 Blora – Perusahaan Gas Negara (PGN) telah selesaiakan 90 sambungan rumah tangga sejak di luncurkannya akhir pekan Juli 2016 lalu di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Paska diluncurkannya program tersebut, masih menyisakan problem. Salah satunya warga masih enggan membayar uang jaminan sebesar Rp. 300 ribu. Padalah Bupati Blora, Djoko Nugroho meminta agar warga cukup membayar Rp.100 ribu.

Informasi yang dihimpun dari Desa Sumber. Warga sempat mendatangi lokasi perusahaan yang ditunjuk untuk mengurusi penyaluran gas ke rumah warga. Kedatangan mereka untuk menyatakan penolakan membayar uang pangkal yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh PGN.

Sehingga, warga yang rumahnya belum dialiri memilih tidak meminta aliran gas tersebut.

“Ya intinya memang ada prokontra,” ujar salah satu perangkat di desa setempat yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, Manager PT PGN Area Semarang, Edi Sukamto menyatakan, untuk sementara gas-in untuk ke rumah warga masih 90 sambungan. Sebab, masih ada warga yang enggan membayar uang pangkal Rp 300 ribu.

Baca Juga :   Cassing Pipa Minyak Banyuurip Dijarah

“Kami lanjutkan setelah nanti ada kepastian dari manajemen pusat tentang uang pangkal tersebut,” katanya.

Menurut dia, kebijakan itu tidak langsung bisa dirubah. Sebab, saat ini bersamaan dengan pergantian direksi di jajaran PGN.

“Semoga secepatnya,” tegasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *