SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Bencana banjir Garut, Jawa Barat yang terjadi beberapa waktu lalu telah menarik perhatihan dari berbagai kalangan. Tak terkecuali Organisasi Pecinta Alam (OPA) se-Kabupaten Tuban, Jawa Timur. OPA telah menggelar posko kemanusiaan berpusat di bascamp PA Daun Lontar, Universitas Sunan Bonang (Unang) Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban, Selasa (27/9).
“Hari ini kita mulai menggalang dana di traffic light,  dan kampus,†kata Ketua Pelaksana Kegiatan, Alim Muttamam, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (27/9/2016).
Pihaknya tidak menampik bantuan apapun dari masyarakat. Baik tenaga dengan cara ikut menggalang dana, maupun menyumbang uang secara langsung. Apabila tidak sempat ke bascamp, panitia menerima bantuan via rekening di nomor 657001006947534 atas nama ALIM MUTTAMAM.
Apabila dana sudah terkumpul, panitia akan mengirimkannya langsung ke Garut dalam bentuk cash money. Alasan tidak dibelanjakan dalam bentuk Sembako, lantaran pihaknya harus berkoordinasi dahulu dengan tim SAR di Garut.
“Kalau dirupakan dalam Sembako nanti kurang pas dengan apa yang dibutuhkan korban bencana,†imbuhnya.
Koordinator lapangan, Karisma Yudha, menambahkan sesuai rencana penggalangan dana dilaksanakan selama tiga hari. Untuk tanggal 27-28 September, seluruh personel akan menggalang dana di beberapa titik strategis mulai bundaran patung Letda Soecipto, pertigaan Rest Area, maupun di perempatan Jalan Pramuka.
Ketika antusiasme masyarakat dalam tiga hari tinggi, tidak menutup kemungkinan penggalangan dana sesi kedua akan dilakukan kembali. Salah satunya menyasar pasar Baru Tuban yang menjadi pusat aktifitas masyarakat.
Pemuda yang aktif di organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban ini, terus mendorong rekan-rekannya untuk bergerak menggalang dana.
Selain Mahipal Unirow dan Daun Lontar Unang, kegiatan ini juga melibatkan OPA El Hera Stitma, Mapstin Stikes, serta beberapa Siswa PA (Sispala). (Aim)