SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
 Lamongan -Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dan Lamongan, bersama Polsek Babat dan Polsek Widang, Jawa Timur, terus melakukan pencarian7santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan Widang yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Jumat (7/10/2010).
“Pencarian dilakukan siang tadi setelah dilakukan koordinasi di mapolsek Babat, ” ujar anggota Koramil Babat Sertu Didik Setyo.
Sementara ini pencarian dilakukan di sekitar Jembatan Babat yang mana merupakan pembatas Kabupaten Tuban dan Lamongan.
Selama proses pencarian ratusan warga melihat dari atas jembatan maupun di tepi tanggul sungai terpanjang di Pulau di Jawa tersebut. Belum dapat dipastikan pencarian para korban dilakukan hingga jam berapa atau tidak dibatasi waktu karena Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Suprapto belum bisa di konformasi.
Data dari Polsek Babat ke tujuh santri yang tengelam di Sungai Bengawan Solo masing-masing bernama Abdul Umar, M.Bariku Amri, Junaidi, Kabib Rizqi, Mabnur, Afiq Fadhil, M.Muchsan. Para korban berusia antara 14 tahun -20 tahun.
Sedang 18 orang santri yang selamat bernama M.Salimul,M.Muzi Altiq,Achmad Ikbal, A.Muman Al Nur, Anis Ibror,Kabib, Samsul Huda,M.Imam, Abu Bakar, A.Rofik,Abdul Rochman, Khoirul Anam, Murtadho, Faisal,Awaludin,Izham, ahmad Umar, Tondi Marsaung.
Para korban yang selamat sebelumnya dikumpulkan di Polsek Babat untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dikembalikan ke Ponpes Langitan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Polsek Babat.
Sementara perahu yang sebelumnya ditumpangi para korban milik Markad (53) warga Dusun Slawe,Rt4/RW1 Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Tuban, telah diamankan di tanggul Babat. Pada bagian mesin kemudi telah diberikan tanda garis polisi (police line).
Seperti diketahui sekitar pukul 9.15 WIB, sebanyak 25 santri Ponpes Widang menumpang perahu tradisional dari Widang hendak menuju pasar Babat. Ditengah perjalanan perahu mereka tenggelam. 18 orang santri berhasil menyelamatkan diri dan 7 orang sntri lainya tengelam dan belum diketemukan.Dugaan sementara tenggelamnya perahu itu akibat kelebihan beban.(tok)