SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Dalam upaya penguatan ekonomi bagi para kader maupun warga nahdliyin, Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC) GP Ansor Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengadakan Obrolan Bareng Ansor (OBOR) dengan tema budidaya ikan sebagai penguat ekonomi yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Dusun Puduk, Desa Bonorejo, Jum’at (7/10/2016) kemarin.
Menurut nara sumber, Agus Hafidz, budidaya ikan bisa memberikan nilai bisnis yang sangat menjanjikan. Namun kebanyakan masyarakat saat ini masih mengandalkan dari bercocok tanam untuk pertanian dan peternakan.
“Kunci dalam membudidaya ikan pertama kita harus menguasai dalam hitungan bisnisnya, kedua teknis dalam berbudidaya dan ketiga penguasaan pasar atau jaringan,” jelasnya.
Ia mencontohkan salah satu budidaya ikan yang selama ini dia tekuni yaitu ikan lele. Melalui budidaya tersebut ia belajar sampai bisa dijadikan sebagai salah satu sumber ekonomi keluarga.
Tak hanya itu, Agus- sapaan akrab Agus Hafidz, mengaku sering diundang sampai luar kota untuk mengisi pelatihan tentang budidaya ikan air tawar.
“Sebenarnya untuk memulai berbudidaya ikan, intinya adalah jaringan, dengan jaringan kita akan bisa berkembang dalam hal pemasaran maupun keilmuan,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator OBOR, Imam Hambali menyampaikan, Â Ansor sebagai organisasi keagamaan harus kuat juga dalam segi ekonomi umat. Diharapkan dari hasil pelatihan budidaya ikan ini, kader-kader Ansor bisa mempraktekkan di rumahnya masing-masing sehingga bisa menjadi salah satu sumber ekonomi keluarga.
“Jika kader Ansor selesai dalam kebutuhan ekonomi, maka dakwah dan kegiatan Ansor akan berjalan maksimal,” katanya.(sam)