SuaraBanyuurip.com –Â Ali Imron
Tuban – Kedatangan 347 jamaah haji dari kloter 46 embarkasi Surabaya Kabupaten Tuban, Jawa Timur malam ini pukul 20:00 WIB, langsung disambut isak tangis oleh keluargnya. Luapan kebahagiaan tak terbendung, ketika satu persatu jamaah haji turun dari bus.
“Alhamdulillah saudara saya sudah tiba dengan selamat,” kata anggota keluarga salah satu jamaah haji asal Jatirogo, Abdul, kepada suarabanyurip.com, ketika ditemui di markas Kompi Senapan C Jalan Sunan Kalijaga Tuban, Jumat (7/10/2016).
Baginya tak ada kebahagiaan lagi, selain melihat haji mabrur yang telah melaksanakan rukun islam kelima. Rencananya usai semua jamaah haji dari Jatirogo berkumpul, langsung dipimpin Polsek menuju kediamannya masing-masing.
“Dari 100 jamaah haji asal Jatirogo nantinya akan dibawa tiga bus,” imbuhnya.
Sementara, Plt Kasi Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Siti Maulidiah mengatakan, untuk Kloter 46 kedatangannya lebih awal, sedangkan Kloter 47 nanti dijadwalkan tiba pukul 02:00 WIB dini hari.
“Ada jeda waktu kedatangan sesuai jadwal penerbangan dari Tanah Suci,” sambungnya.
Data terakhir Kemenag Tuban, semula Kloter 46 ada 349 Calon Jamaah Haji (CJH), karena dua jamaah meninggal akhirnya yang pulang hanya 347 jamaah. Untuk dua jamaah yang meninggal yakni, Sanggem Suro Bin Suro asal Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, dan Masriah Desa Beji, Kecamatan Jenu.
Sedangkan Kloter 47 semula 445, juga meninggal dua jamaah akhirnya tinggal 443 yang kembali ke Tuban. Untuk dua jamaah haji yang dikebumikan di Tanah Suci yakni, Abdul Halim Husnul asal Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban, dan Kanijan, Kecamatan Soko.
“Ada satu jamaah yang sebelum pulang sakit dan kini sudah membaik,” jelasnya.
Pihaknya berpesan, bagi keluarga jamaah haji untuk teliti mengecek barangnya, sebab beberapa tahun sebelumnya kerap tertukar ataupun dibawa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (Aim)