Kendaraan Diparkir Sembarangan Jembatan Babat Macet

jembatan Babat Mact

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Arus lalu lintas di atas jembatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tersendat, Sabtu (8/10/2016). Puluhan kendaraan terparkir sembarang di bahu jalan sepanjang jembatan yang menghubungkan Babat – Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, tersebut.

Tumpukan kendaraan ini milik warga yang sedang melihat proses pencarian korban santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Kecamatan Widang, yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, oleh tim Gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dari pantauan, ratusan warga memadati sepanjang tanggul dan bibir Bengawan Solo, namun juga di atas Jembatan Babat yang melintang di atas sungai Bengawan Solo.  Mereka berdiri bergerombol di dekat jembatan menyaksikan anggota tim penyelamat yang menyisir korban di sungai Bengawan solo di bawah jembatan.

Sementara kendaraan mereka diparkir sembarang. Akibatnya bus, truk, mobil pribadi hingga kendaraan berat yang melintas di jembatan tersebut terpaksa berjalan merayap.

Jumlah warga ini terus bertambag seiring ditemukan tiga korban oleh tim gabungan di dekat jembatan Babat.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro "Semprot" Camat Gayam Gegara Tak Bawa Pulpen

“Sengaja datang kesini mas karena ingin melihat langsung proses pencarian korban,” kata Waluyo yang mengaku warga Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Berbeda dengan Abdul Aziz Warga desa Nglumber,Kecamatan Kepohbaru. Ia mengaku jauh-jauh datang karena Alumni dari Ponpes Langitan.

“Tadi dari Pondok terus berhenti menonton di atas jembatan sini,” ujarnya
Sebagian yang bergerombol di atas jembatan adalah pengendara yang melintas. Mereka sengaja berhenti dan menonton karena tertarik dengan banyaknya orang yang berkerumun ditepi jembatan.

Meski hanya menonton dari kejauhanan mereka yang berdiri diatas jembatan itu cukup antusias karena tidak perlu jauh-jauh turun ke tanggul atau bibir bengawan.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *