SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Meskipun sempat dihentikan, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan pencairan alokasi dana desa (ADD) tahap tiga ke 419 desa.
Penghentian pencairan ADD tersebut, dikarenakan target perolehan dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas) dari Rp1,4 triliun menjadi Rp900 miliar.
“ADD tahap tiga sudah mulai disalurkan minggu ini ke sejumlah desa,” ujar Kepala Bagian Pemerintahan, Supi Hariono, Minggu (9/10/2016).
Pencairan ADD tahap tiga sebelumnya sudah dilakukan terhadap sebagian desa sebesar 25 persen senilai Rp13,5 miliar. Namun, harus dihentikan karena turunnya penerimaan DBH Migas.
“Peraturan Bupati (Perbup) sudah jadi, tinggal pencairan. Karena, untuk membagikan ADD harus berdasarkan Perbup,” ungkapnya.
Dengan adanya penurunan DBH Migas, rencana pencairan ADD yang dilakukan empat tahap, kini hanya cukup tiga tahap saja.
Dari nilai ADD 2016 yang ditetapkan sebesar Rp263,3 miliar, di antaranya, sudah diterima desa sebesar 50 persen untuk tahap satu dan dua sejumlah Rp118,1 miliar, setelah dihitung ulang sisa ADD yang akan diterima desa hanya sebesar Rp104,6 miliar saja.
“Jadi menurun dari total Rp263,3 miliar, desa hanya menerima Rp222,7 miliar,” pungkasnya. (Rien)