SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Siapa sangka kantin koperasi yang sekarang berdiri di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dulunya merupakan sarang anak punk.
Koperasi itu sebelumnya merupakan gudang kosong. Gudang itu menjadi tempat peristirahatan belasan anak punk yang beroperasi di pasar Babat, pasar Agrobis dan perempatan trafick light.
Karena banyak dikeluhkan para pengunjung, pengelola SPBU akhirnya menyulapnya menjadi koperasi dan musola.
“Sejak dijadikan koperasi dan musola tidak ada lagi anak punk yang istirahat di sini,†kata operator SPBU, Minto,Senin (10/10/2016)
Sekarang ini koperasi itu menjual minuman dingin di depan kantor SPBU. Dengan mendirikan kantin ini bisa meningkatkan omzet koperasi sekaligus mengatasi para anak punk.
Kantin tersebut buka 24 jam setiap hari. Pembelinya selain karyawan SPBU juga konsumen yang beristirahat di SPBU.
“Keuntungan koperasi dibagikan kepada anggota karyawan SPBU setahun sekali menjelang hari raya Idul Fitri,” sambung operator lainnya Ali.( tok)