SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Hujan lebat yang mengguyur wilayah hulu beberapa hari terakhir, kini sudah terasa di wilayah hilir serupa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pantauan hari ini sudah ada delapan desa di Kecamatan Rengel yang terdampak luapan air sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
“Laporan dari perangkat desa sudah ada delapan desa yang terdampak,†kata Camat Rengel, Muhammad Mahmudi, melalui pesan singkat yang diterima suarabanyuurip.com, Selasa (11/10/2016).
Delapan desa terdampak luapan yakni Desa Ngadirejo, Kanorejo, Tambakrejo, Karangtinoto, Bulurejo, Sawahan, Maibit, dan Desa Rengel. Meskipun air belum masuk ke rumah warga, namun puluhan hektar sawah sudah terendam air.
Apabila ada kiriman air dari hulu, atupun wilayahnya diguyur hujan besar kemungkinan luasan desa terdampak semakn banyak. Untuk kerugian hingga kini masih didata, nanti kami sampaikan ke rekan media.
Pasca menerima laporan dari perangkat desa terdampak, pihaknya langsung menyusun laporan kemudian disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban. Mengantisipasi banyaknya rumah terdampak, seluruh masyarakatnya kini sudah dihimbau untuk siaga.
Sementara, Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, membenarkan bahwa saat ini status Bengawan Solo masuk siaga kuning. Pihaknya meminta seluruh camat yang wilayahnya dekat Bengawan untuk mengihmbau warganya waspada.
“Bengawan Solo sudah masuk siaga kuning, semoga tidak ada kiriman air lagi dari hulu,†sambungnya.
Saat ini pihaknya telah menginstruksikan timnya untuk persiapan membuat posko di Kecamatan Rengel. Secara bertahap nanti akan disusul perlatan yang dibutuhkan dalam penanganan kedaruratan banjir.
Pantauan Tinggi Muka Air (TMA) di titik pantau Karang Nongko sudah mencapai 28.14 pieschaal dan terus naik. Titik Bojonegoro sudah siaga kuning 14.22 pieschaal, titik Babat 7.60 pieschaal sudah masuk siaga kuning.
Sedangkan di titik pantau Laren mencapai 5.25 pieschaal trend terus naik dan masuk siaga kuning. Untuk titik Karang Geneng baru masuk siaga hijau 3.90 pieschaal, dan titik Kuro juga siaga hijau mencapai 1.91 pieschaal. (Aim)