Kelurahan Babat Siaga Banjir

Air bengawan solo naik

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Kondisi Sungai Bengawan Solo yang terus naik ketinggian airnya akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi pantauan khusus Lurah Babat Nur Wachit.

“Kami terus mengamati ketinggian air sungai Bengawan solo. Meski tidak diharapkan datangnya banjir sewaktu-waktu terus diwaspadai, mengingat Kelurahan Babat menjadi langganan banjir tahunan,” kata Nur Wachit, Rabu (12/10/16).

Pihaknya setiap hari selalu berkoordinasi dengan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan untuk memantau perkembangan ketinggian air.

Hari ini kondisi sungai terpanjang di pulau Jawa itu cenderung naik. Ketingian air Bengawan Solo di Babat saat ini mencapai 7.73 meter.

Mengantisipasi datangnya banjir saat ini di Kelurahan Babat sudah disiapkan Dorlak atau kayu penutup tangkis Bengawan Solo sebanyak 12 unit dan pasir sebanyak 4 truk. Pasir yang nanti akan di isikan ke sak akan dimanfaatkan untuk menahan tangkis yang jebol atau meninggikan tangkis.

Selain itu, di Kelurahan Babat juga telah dibangun plengsengan sepanjang 300 meter. Diharapkan dengan plengsengan di Jalan Gotong Royong ini akan menjadi pembuangan air banjir.

Baca Juga :   Kejari Tetapkan Kades Sebagai Tersangka

Sekedar di ketahui Kelurahan Babat disetiap musim penghujan selalu menjadi langganan banjir. Banjir terakhir terjadi pada kisran bulan Februari 2016 lalu menggenangi sekira 415 rumah warga.

Meski rutin menjadi langganan banjir belum ada solusi jitu dari pemerintah untuk mencegah banjir yang cukup menyengsarakan warga itu.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *