Kagumi Keteguhan Budaya Samin Bojonegoro

ngobrol budaya

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dalam Rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang ke 339, pemerintah kabupaten (Pemkab) bersama Kepolisian Resor (Polres) setempat melakukan “Rembug Budaya” bersama suku Samin di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Jumat (14/10/2016) kemarin.

Rembug Budaya ini dihadiri 37 komunitas suku Samin. Suku Samin merupakan suku tertua di Bojonegoro yang dipimpin oleh Mbah Harjo Kardi. Keberadaan suku ini tersebar hampir menyeluruh di Kecamatan Margomulyo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menceritakan tentang sejarah orang Bojonegoro. Menurut nya, orang Bojonegoro berasal dari orang-orang yang berbeda-beda dan bermacam-macam orang.

“Wong kudu ngerti opo iku urip atau orang harus tau apa artinya hidup. Artinya, hidup tidak hanya makan saja, hidup harus rukun, tidak iri dengki,”kata Kang Yoto.

Setelah sambutan dari Bupati Bojonegoro, acara kemudian diisi dengan tanya jawab. Seluruh masyarakat Samin berterima kasih sekaligus menyampaikan segala uneg-uneg yang selama menjadi kendala diwilayahnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro merasa kagum karena  budaya serta filsafat hidup suku samin yang masih terjaga sampai saat ini.

Baca Juga :   PT ADS Ajak Media Berkolaborasi Membangun City Branding Bojonegoro

“Ternyata di Bojonegoro masih ada orang yang berpegang teguh terhadap pendirian serta budaya yang diwariskan oleh nenek moyang suku Samin,” ujarnya.

Dirinya berharap masyarakat Samin bisa mempertahankan dan memegang teguh budayanya meski zaman terus berubah.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *