SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Manajer Persatu Tuban, Fahmi Fikroni secara tegas mendukung pelaksanaan kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sesuai rekomendasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Santernya kabar adanya kongres tandingan di Makassar, langsung memantik reaksi manajer muda ini angkat bicara.
“Kami tegasnya sebagai klub daerah akan patuh pada rekomendasi Pemerintah,” kata Fahmi Fikroni kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu (15/10/2016) kemarin.
Pasca mencermati perkembangan kongres, akhirnya  Persatu Tuban, Jawa Timur hanya mengakui Rekomendasi Kongres PSSI 17 Oktober 2016. Dimana telah ditetapkan di Jakarta oleh Pemerintah/Menpora yang semula di Jogjakarta.
Roni sapaan akrab Fahmi Fikroni, menjelaskan, Voter Pok sebanyak 85 tetap mendukung sepenuhnya Rekomendasi Pemerintah tersebut. Dukungan ini disampaikan setelah pertemuan antara Menpora, Imam Nahrawi, Plt Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaian, Ketua Komite Pemilihan Bapak Agum Gumelar.
Selain itu, menyayangkan statement dari Plt, ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan pada tanggal 13 Oktober 2016. Bahwa Kongres PSSI 17 Oktober 2016 di kembalikan ke Makassar, itu adalah pernyataan sepihak tanpa persetujuan Pemerintah.
Adanya statment tersebut, Roni menuding Hinca Panjaitan sudah bertindak sewenang-wenang mengatasnamakan Organisasi PSSI sebagai alat untuk menggagalkan Kongres PSSI 17 Oktober 2016 di Jakarta.
“PSSI adalah organisasi milik anggota PSSI dan milik seluruh rakyat Indonesia bukan milik Hinca Panjaitan,” tegasnya.
Dalam Kongres PSSI 2016 pada 17 Oktober 2016 mendatang, nantinya ada pemilihan pengurus PSSI baru. Dimana masa depan sepak bola Indonesia bertumpu pada keputusan kongres tersebut. (Aim)