SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Operasi sayang yang digelar oleh gabungan anggota Polsek, Koramil dan Trantibum Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berhasil menjaring 15 pelajar dari salah satu sekolahan setempat yang sedang berkeliaran saat jam pelajaran sekolah, Rabu (19/10/2016).
Petugas gabungan menggunakan tiga unit mobil menyisir beberapa tempat yang selama ini menjadi tempat nongkrong para pelajar. Seperti di Jalan Petro, Jalan Kelurahan Banaran, Sendang Puncak Wangi, dan Pasar Agrobis.
“Operasi dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan banyaknya pelajar berkeliaran saat jam sekolah. Tempat yang menjadi sasaran operasi adalah warung kopi, tempat play station (PS) dan tempat cangkruk pelajar lainya,” kata Kasi Trantibum Kecamatan Babat Darmudji.
Ke 15 pelajar yang terjaring operasi ironisnya 11 anak diantaranya adalah pelajar MTS. Sedang 4 pelajar lainya adalah siswa SMK. Sebelas pelajar itu masing-masing berinisial AFA, GA, HH, AAF, NS, BS, RW, MT, BP, MI dan AZ. Sedang 4 siswa SMK bernama DJ, NS, AA dan FB.
Mereka yang terjaring operasi sedang asyik ngopi. Saat digerebek petugas mereka cukup kaget dan berusaha lari. Namun karena banyaknya petugas mereka tidak bisa meloloskan diri dan hanya bisa pasrah saat diangkut ke mobil petugas.
Mereka yang terjaring operasi dikumpulkan di pendopo kecamatan dan didata asal sekolah, alamat rumah serta nama orang tua.
“Mereka harus membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya,” ungkap Darmudji.
Setelah dijemput pihak sekolah mereka baru diizinkan pulang.(tok)