20 Peserta Ikuti Pelatihan Penguatan Manajemen

Acarane IDFOS

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Pendamping program pelatihan penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas pengelola akses air bersih, LSM Institute Development of Society (IDFoS) mulai melaksanakan tahapan awal, yaitu pembukaan pelatihan penguatan manajemen kepada 20 peserta dari warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (20/10/2016).

Hadir dalam acara pembukaan pelatihan yang ditempatkan di gedung penyuluhan Keluarga Berencana (KB) kecamatan setempat adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Jatimulyo, Kasi PMD Kecamatan Tambakrejo, Manajer Program IDFos, Pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Jatimulyo, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat Desa Jatimulyo.

Manager program IDFos, A. Eko Tristiyanto, mengatakan, pembukaan pelatihan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari sosialisasi yang dilakukan di Balai Desa Jatimulyo beberapa waktu lalu.

“Pelatihan tahap pertama ini difokuskan pada pelatihan manajemen kelembagaan,” kata, A. Eko Tristiyanto, kepada suarabanyuurip.com disela-sela acara pelatihan.

Dijelaskan, perserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 20 orang warga Desa Jatimulyo. Mereka sebagai perwakilan warga yang nantinya bisa ikut membantu dalam pengelolaan program bantuan air bersih dari operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) tersebut.

Baca Juga :   Internet Sehat Sasar SMPN 1 Purwosari

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman. Selain penguatan manajemen, juga dalam pengelolaan air bersih nantinya. Semisal semula dari pengelolaan manual ke berbasis Ilmu Teknologi (IT),” ungkapnya.

Untuk menunjang kegiatan menuju pengelolaan berbasis IT, nantinya IDFos akan memberikan bantuan alat berupa 1 set komputer.

“Sehingga pengelolaannya nanti berbasis aplikasi. Tujuannya untuk lebih memudahkan bagi pengelola,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, operator proyek Unitisasi Lapangan Gas J-TB, PEPC, dan LSM IDFos serta Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulyo menggelar sosialisasi program Pelatihan Penguatan Organisasi dan Peningkatan Kegiatan Pengelolaan Akses Air Bersih di Balai Desa Jatimulyo pada hari Rabu (05/10/2016).

Dalam sosialisasi tersebut Kades Jatimulyo, Teguh Widarto, mengatakan, bantuan program pertama yang diberikan PEPC di Desa Jatimulyo pada tahun 2014 lalu adalah dua buah sumur, dua toren (penampungan air bersih), dan 10 sambungan rumah (SR).

Dari bantuan pertama yang diberikan berjalan dengan baik. Bahkan meski awal harus melewati perjalan sulit sekarang sudah berkembang menjadi empat sumur dan 291 SR.

Baca Juga :   KBSR Akan Dijadikan Yayasan

“Untuk satu sumur belum berfungsi karena belum ada jaringan listriknya,” kata Teguh Widarto. (Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *