SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad sampurno
Blora – Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengatakan, bahwa produksi sampah di Blora bisa dikurangi dengan menerapkan teknik 3R, yaitu, Reuse, Reduce dan Recycle. Sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Blora, Wahyu Agustini.
Dia menjelaskan, Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Adapun Reduse berarti mengurangi sesuatu yang mengakibatkan sampah. Sedangkan Recycle berarti mengolah kembali atau daur ulang sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.
“Terhadap sampah yang diproduksi masyarakat, dilakukan pemilahan sampah organik dan un organik. Un organik yang masih memiliki nilai ekonomi, contohnya kardus dan plastik diolah kembali. Untuk sampah organik diupayakan menjadi pupuk organik,’’ katanya.
Selama ini BLH proaktif melakukan pembinaan dengan pemberian bantuan sarana dan prasarana. Beberapa kelurahan, desa hingga RT dan RW dijadikan pilot project pengelolaan sampah.
Wilayah-wilayah yang sudah cinta lingkungan diberikan sarana-prasarana mulai tempat sampah, komposter untuk memproses pupuk organik limbah rumah tangga yang sisa-sisa sampah organik.
Upaya lain untuk pengurangan sampah, lanjut dia, adalah dengan menerapkan tempat pengolahan sampah terpadu untuk memproses sampah sebelum sampai ke TPA. (ams)