SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan pengecekan temuan sumur tua di tengah hutan RPH Bunten, BKPH Tondomulo.
“Kami bersama Asper BKPH Tomdomulo pak Hengky Prasetyo langsung melakukan pengecekan di lapangan, dan memang benar ditemukan sumur tua di sana,” ujar Kapolsek Kedungadem AKP. Subakri saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Minggu (23/10/2016).
Ada tiga sumur tua yang ditemukan di wilayah setempat. Sumur tersebut dalam keadaan tertutup rerumputan dan tanah. Setelah dilakukan penggalian, masih berbau belerang.
“Di sekitar sumur tersebut terdapat kedung lentung,” tandasnya.
Subakir memperkirakan sumur tua yang ditemukan tersebut merupakan peninggalan zaman Belanda dan tertimbun selama berpuluh-puluh tahun tanpa diketahui masyarakat sekitar.
“Baru hari Kamis kemarin ditemukan dan langsung kami tindak lanjuti,” tukasnya.
Selain menemukan 3 sumur tua peninggalan Belanda, Kapolsek dan rombongan juga menemukan adanya air terjun yang konon juga terdapat gua yang saat ini keadaanya masih tertimbun dalam tanah.
“Dengan ditemukanya sumur minyak tua dan air terjun serta gua, apabila dikelola oleh pemerintah bisa menjadi potensi pariwisata serta dapat memajukan perekonomian masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Bojonegoro, Agus Suprianto menyampaikan, baru mendengar kabar adanya penemuan tersebut. Meski demikian, pihaknya tidak heran jika banyak ditemukan sumber-sumber minyak dan gas bumi di Bojonegoro.
“Ya memang Bojonegoro kaya akan Sumber Daya alamnya yakni migas, nanti kami akan cek lapangan,” pungkasnya. (rien)