Penderita Ganguan Jiwa Diduga Hanyut di Bengawan Solo‬

Tim SAR Tuban

SuaraBanyuurip.com - ‪Ali Imron‬

‪Tuban – Tim Search And Rescue (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur bersama TNI/Polri serta warga terus mencari penderita gangguan jiwa Jaemah (51), asal Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel. Korban diduga hanyut di Sungai Bengawan Solo, sebab pakaian dan sandalnya tertinggal di tepi sungai.‬

‪”Informasi dari Muspika Rengel korban diduga hanyut pukul 05:00 WIB dini hari,” kata Kabid Kesiapsiagaan Logistik dan Bencana BPBD Tuban, Syaafudin, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Kamis (27/10/2016).‬

Asep sapaan akrabnya langsung menerjunkan tim SAR ke lokasi, untuk bergabung dengan stake holder terkait. Bersama warga tim menyisir tepi sungai, dan fokus pada titik awal korban ke sungai.‬

“Saat ini masih dalam proses pencarian, dan belum ada tanda-tanda korban ditemukan,” imbuhnya.‬

‪Camat Rengel, Mahmudi, membenarkan atas insiden yang menimpa warganya. Setelah mendapat informasi dari anak buahnya, langsung meneruskan info ke Pemda melalui BPBD Tuban.‬

“Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” harapknya.‬

Sementara, warga yang berada di lokasi, Zainudin menerangkan terdapat barang bukti berupa pakaian berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo. Barang buktinya ada rok dan sandal jepit masih di atas tepian Bengawan Solo.‬

Baca Juga :   Mengapa Investor Enggan Investasi di Bojonegoro, Begini Penjelasan Kadin

“Pakaian dan sandal tersebut diyakini warga milik Jaemah,” jelasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *