SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Sebanyak 12 tas ditinggalkan oleh para pelajar yang terkena razia satu per satu diperiksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cepu yang dibantu Satpol PP Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Penegak peraturan daerah (Perda) tersebut terkejut ketika didalam tas milik salah satu pelajar ditemukan gambar Porno yang dibungkus dalam plastik warna hitam.
Dahlan Rosidi, Kepala Satpol PP Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, mengatakan, pemeriksaan satu persatu tas pelajar sebelum diberikan dilakukan untuk memastikan bahwa pelajar tidak membawa barang terlarang maupun senjata tajam.Â
“Bukan buku pelajaran yang ada didalamnya, selainkan hanya satu kaos. Tidak satupun secarik kertas di temukan didalam salah satu tas milik pelajar. Lebih terkejut, malah ditemukan beberapa gambar Porno dan sebuah kaset yang berbau porno,†ungkapnya, Senin (31/10/2016).
“Ini menandakan adanya kemerosotan moral pelajar, dan perlu ditingkatkan pengawasannya,†lanjutnya.Â
Pihakya segera mengundang pihak sekolah untuk membicarakan hal ini. “Karena rencana kami masih tertunda untuk mengundang mereka,†ujarnya.
Menurutnya, hal itu perlu segera direalisasikan mengingat semakin memprihatinkan kondisi pelajar yang membolos seperti saat ini. Bahkan akan semakin menambah keburukan moral mereka manakala sering menonton adegan porno.
“Temuan bukti dari razia ini menguatkan kami untuk segera melakukan pertemuan dengan pihak sekolah yang mereka tempati belajar,†tegasnya.(ams)