SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Alokasi penggunaan Dana Desa (DD) yang bergulir sejak bulan April 2015 lalu diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah mampu menanggulangi kemiskinan bagi masyarakat setempat.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Blora, Winarno mengatakan, selama ini program tersebut memang sudah berjalan untuk berperan pada penanggulangan kemiskinan.
“Tapi jumlahnya tidak banyak,†ungkap Winarno, kepada suarabanyuurip.com saat berada di Kecamatan Kedungtuban, Kamis (3/11/2016).
Termasuk didalamnya, lanjut dia, juga menyentuh untuk pembangunan infrastruktur desa. Selama ini untuk pemberdayaan ekonomi juga telah dilakukan. Karena itu keberadaan DD diharapkan bisa menanggulangi masalah kemiskinan.
“Itu merupakan bagian dari penanggulangan kemiskinan,†terangnya.
Dia menambahkan, untuk tahun 2017 mendatang, penerimaan anggaran untuk desa minimal Rp 1 Miliar. “Berbeda dengan tahun ini, yang minimal Rp600 juta,†ujarnya.
Berbeda dengan sebelumnya, pada tahun ini BPMPKB hanya melakukan verifikasi. “Yang mengajukan adalah kecamatan,†terang Winarno. (ams)