SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengapresiasi iktikad baik operator Sumur gas Sumber, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java  (JOB P-PEJ) yang memberikan porgram Corporate Social Responsibility  (CSR) perdana di wilayahnya.
Sekalipun lapangan gas Sumber belum berproduksi, tahun ini operator Blok Tuban telah menggulirkan CSR sebesar Rp 76 juta.
“Saat ini CSR telah cair 30 persen, dan dialokasikan untuk program menanggulangi sampah rumah tangga,†kata kata Kepala Desa Sambonggede, Yemi Trisantono, kepada suarabanyuurip.com, ketika dijumpai di rumahnya, Kamis (3/11/2016).
Meskipun program CSR tersebut sudah diplot dari perusahaan, Pemdes menyetujuinya selama bermanfaat untuk masyarakat. Salah satu program yang diusulkan desa, dan disetujui yakni program penanggulangan sampah yang dikelola Karang Taruna (Kartar).
Antara Pemdes dan JOB P-PEJ telah sepakat dana 30 persen sebesar Rp 21 juta dibelikan kendaraan tossa. Kendaraan tersebut digunakan untuk mengusung sampah rumah tangga Sambonggede, menuju pusat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Semanding.
“Selama ini sampah menjadi masalah serius, dan perlu diatasi bersama,†tambah mantan aktivis mahasiswa ini menjelaskan.
Sebagai pemimpin wilayah Sambonggede, Yemi berjanji bakal mengawal CSR Sumur Sumber. Harapannya realisasi CSR banyak bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu ekonomi masyarakat juga bisa meningkat seiring dengan beroperasinya lapangan Sumber.
Keinginan lain adalah mengutamakan pihak lokal, dan juga masyarakat sekitar, untuk pemenuhan kebutuhan sumur Sumber kelak. Contohnya, dengan memberikan semua pekerjaan yang mampu dikerjakan masyarakat sekitar lapangan sumber.
Yemi menjelaskan, informasi yang diterimanya saat awal eksplorasi di Lapangan Sumber ada 13 sumur. Ladang gas tersebut baru dieksploitasi ketika Sumur Sumber 1 berhasil diproduksi.
Belasan sumur tersebut, rencananya akan ditempatkan ditempat yang sama. Yakni di lahan yang sudah dibebaskan JOBP-PEJ selaku operator sumur Sumber.
“Untuk lahannya masih di satu lokasi dengan Sumber 1,” Jelasnya.
Sementara, Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima, ketika dikonfirmasi soal realisasi CSR, dan keberlanjutan eksplorasi Sumur Sumber belum memberikan jawaban. (Aim)