Pemilik Lahan Kalisumber Legowo Tak Jadi Dibebaskan

sri astutik

SuaraBanyuurip.com -  Samian Sasongko

 Bojonegoro – Pemilik lahan di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku legowo (menerima) dengan keputusan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) yang membatalkan pembebasan lahan mereka untuk proyek Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB).

Sikap ini berbeda dengan pemilik lahan di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari. Dari 24 pemilik lahan di desa tersebut hanya tiga orang yang mengambil berkas kepemilikan lahan sebagai tanda setuju.

Sedangkan di Desa Kalisumber, dari lima orang pemilik lahan, semuanya mengambil berkas kepemilikan lahan yang sebelumnya sudah diserahkan kepada PEPC melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro.   

“Karena ini sudah menjadi keputusan pemerintah pusat, kami tidak mempermasalahkannya,” kata salah satu pemilik tanah, Sri Astutik yang mewakili pemilik lahan lainnya saat diberikan kesempatan untuk tanya jawab dalam sosialisasi di Balai Desa Kalisumber, Kamis (3/11/2016).

Namun jika kedepan pemerintah memerlukan kembali lahan tersebut, pemilik lahan berharap kepada operator maupun pemerintah untuk tidak memindah lokasinya. Karena pemilik lahan bersedia lahannya dibebaskan.

Baca Juga :   Mahasiswa Undip Kunjungi Blok Cepu

“Kami siap mendukung dan memberikannya,” ucapnya.

Camat Tambakrejo, Ngasiaji juga sepakat dengan harapan pemilik lahan. “Jika pemerintah pusat memerlukan kembali lahan tak perlu berpindah ke yang lain tetap menggunakan lahan milik 5 warga Kalisumber ini,” pesan Ngasiaji.

Bidang Hukum dan Humas PEPC, Wisnu Bahariansah mengucapkan terima kasih karena warga dapat menyadari apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat.

“Kami tidak janji, jika pusat kembali memerlukan untuk kepentingan proyek J-TB di wilayah Desa Kalisumber tidak akan menggesar kemana-mana, tetap akan berkoordinasi dengan pemilik lahan yang ada ini,” sambung Wisnu.

Di Desa Kalisumber luas lahan yang batal dibebaskan mencapai 1,3 hektar (ha) terdiri dari enam bidang yang dimiliki oleh lima orang. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *