SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) kembali melakukan sosialisasi pembatalan pembebasan lahan untuk proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (03/11/2016).
Sebelumnya, kegiatan sama juga dilakukan anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Rabu (2/11/2016) kemarin.
Di Desa Kalisumber luas lahan yang batal dibebaskan mencapai 1,3 hektar (ha) terdiri dari enam bidang yang dimiliki oleh lima orang.
Sama seperti di Desa Kaliombo, Bidang Hukum dan Humas PEPC, Wisnu Bahariansah menyampaikan, jika pembatalan pembebasan lahan ini dikarenakan turunya harga minyak dunia.
“Dari jumlah awal 14 sumur yang akan kita bor berkurang menjadi 6 sumur,†kata dia kepada peserta sosialisasi.
Selain itu, pemboran yang semula akan dilakukan di tiga tapak sumur yakni tapak sumur timur, tengah dan barat, satu dibatalkan. Yakni di tapak sumur barat yang rencananya menggunakan lahan warga.
“Karena kalau dipaksakan maka biaya yang dikeluarkan terlalu besar. Untuk menghemat biaya terpaksa pemerintah pusat membatalkan yang ada di wilayah barat,” ujarnya.
Hadir dalam acara yang dilaksanakan di Balai Desa Kalisumber tersebut, Camat Tambakrejo, Ngasiaji, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, SKK Migas, Kepala Desa Kalisumber, Lasrini Kumihayun, perangkat desa, lima warga pemilik lahan, tokoh masyarakat, dan Muspika Tambakrejo.(sam)