SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno‬
‪Blora – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan sosial (Disnakertransos) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengadakan gelaran aksi demo masak darurat di halaman belakang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blora, Jum’at (4/11/2016).
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk melihat keterampilan dan ketangkasan para pemasak saat kondisi darurat. Misalnya bagaimana cara memasak cepat di tengah-tengah keadaan bencana.
Hadir dalam acara tersebut adalah Bupati Blora Djoko Nugroho, Plt Sekda Blora Ir Sutikno Slamet, Kepala Disnakertransos Drs. H. Chris Hapsoro AW, serta seluruh Karyawan dan Karyawati Setda Kabupaten Blora.‬
‪Hartanto Wibowo, Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Disnakertransos Kabupaten Blora menyatakan, bahwa sesuai dengan arahan Bupati Blora Djoko Nugroho, bahwa proses pemasakan di dapur umum haruslah cepat dan maksimal, serta untuk para petugas juga harus selalu siaga.
“Menu yang dimasak adalah menu-menu sederhana, seperti mie, urap, oseng-oseng tempe dan semacamnya,” katannya.‬
‪Kegiatan ini ditangani langsung oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang merupakan kru khusus di bidang logistik serta stok makanan saat terjadinya bencana alam. Tagana merupakan relawan dibawah koordinasi Disnakertransos Blora.
Dalam menjalankan aksinya, Tagana dibekali kendaraan dapur umum yang ‘dipinjami’ oleh Kemensos selama 5 tahun dan dapat diperpanjang.‬
‪Di kesempatan ini, Bupati Blora Djoko Nugroho menyempatkan diri untuk melihat secara langsung simulasi proses memasak darurat di dapur umum, serta mencicipi hasil masakan bersama seluruh karyawan di Sekretariat Daerah Kabupaten Blora.‬
‪Bupati Blora Djoko Nugroho juga berharap kendaraan dapur umum dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan dapat digunakan pada kegiatan selain saat bencana. Serta meminta agar dibuat tim khusus yang mengelola Kendaraan Dapur Umum. (Ams)‬