Tegaskan Kelola Blok Tuban Gunakan Biaya Sendiri‬

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia‬

‪Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, mengaku, dalam minggu ini segera mengirimkan surat ketertarikan mengelola lapangan minyak dan gas di Blok Tuban, termasuk dalam penyertaan modal atau participating Interest (PI) ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), DPR RI dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).‬

‪”Langkah selanjutnya, kita bersama-sama dengan Pemprov Jatim, Tuban dan Lamongan akan mencari konsultan untuk menghitung bagian PI yang didapat,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Minggu (6/11/2016).‬

‪Kang Yoto, sapaan akrab Suyoto, menegaskan, dalam pelaksanaan PI di Blok Tuban tidak akan menggandeng pihak ketiga atau mitra dalam hal pendanaan. Karena, Bojonegoro dinilai mampu membiayai sendiri Blok Tuban ini.‬

“Skenario pengelolaan Blok Tuban, semua menggunakan biaya sendiri,” pungkasnya.‬

‪Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Propinsi Jatim, Pemkab Tuban, Gresik dan Lamongan untuk pengelolaan lapangan migas, Blok Tuban, beberapa waktu lalu.‬

Baca Juga :   Pertamina EP Siapkan 1,5 Juta Dollar untuk Blok Nona

‪Dalam nota kesepahaman ini keempat daerah yang dimaksud akan mendapatkan hak working interest Blok Tuban. Dimana, nantinya pengelolaan Blok Tuban akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masing-masing daerah.‬

‪Dalam isi nota kesepahaman tersebut working interest dibagi menjadi dua bagian, yaitu participating interest privilege sebesar 10% dan participating interest non privilege 90%.‬(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *